Pelatihan Teknologi Informasi Sistem Keimigrasian Tahap II bagi Pegawai Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar

Kegiatan Pelatihan Teknologi Informasi Sistem Keimigrasian bagi Pegawai pada Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar Tahun Anggaran 2016. Pelatihan ini diadakan pada hari/tanggal, Jumat 21 Oktober 2016 sampai dengan Minggu 22 Oktober 2016, di Aula Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar, dengan mendatangkan 3 (Tiga) orang Narasumber.

Pelatihan dibuka oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar, Fery Monang Sihite, S.H., M.H. dalam sambutannya Kepala Kantor mengungkapkan Tujuan dari diselenggarakannya Pelatihan ini adalah :

  • Melaksanakan Tugas Pokok dan Fungsi Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar dibidang Fasilitatif;
  • Meningkatkan kemampuan Pegawai ( SDM ) pengelola kesisteman pada Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar dalam memahami, mengelola dan menggunakan Teknologi Informasi Sistem Keimigrasian demi meningkatkan Pelayanan kepada Masyarakat;
  • Mengurangi ketergantungan kepada Pihak III yang selama ini diperbantukan untuk mengatasi Kendala - Kendala di bidang Kesisteman '
  • Menuju Kemandirian dalam Pengelolaan Kesisteman pada Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar di masa mendatang

Kegiatan dilanjutkan dengan Pemaparan Materi tentang SIMKIM oleh Maulina Damayanti, S.Kom., MBA. Direktorat Jenderal Imigrasi, sebagai sebuah Instansi yang mengelola Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian/ SIMKIM ( Pasal 1 ayat 10 UU No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian ) sebagai Pelaksanaan Fungsi Keimigrasian di dalam atau di luar wilayah Indonesia ( Pasal 7 ayat 1 UU No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian), dituntut memiliki Sumber Daya Manusia (SDM)

  • Menggunakan Teknologi Enkripsi Kunci Elektronik (CA-KMS) untuk Paspor KITAS dan KITAP Elektronik;
  • Tersebar di Unit Pelaksana Teknis Keimigrasian di Seluruh Indonesia dan Perwakilan RI di Luar Negeri;
  • Memiliki 14 (Empat Belas) Jenis Layanan untuk Paspor Indonesia dan 3.192 Jenis Layanan untuk Izin Tinggal;
  • Sudah terjalin Interkoneksi dengan Sistem yang dimiliki Instansi Lain (Disdukcapil, BNP2TKI dll ).

Penggunaan Teknologi Informasi dalam Sistem Pelayanan Keimigrasian merupakan suatu keharusan. Direktorat Jenderal Imigrasi Mulai tahun 2007 telah menggelar sebuah Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian yang terintegrasi secara Nasional. Semua Pelayanan Keimigrasian, Pelaporan, Keuangan dan Kepegawaian saat ini telah menggunakan Teknologi Informasi. Kantor Imigrasi sebagai Unit Pelaksana Teknis yang memanfaatkan SIMKIM tentunya harus dapat menjaga keberlangsungannya ditingkat Unit Pelaksana Teknis.

Dalam menggunakan Sistem yang berbasis Teknologi Informasi dan untuk menjaga keberlangsungannya, tentunya harus ditunjang oleh Sumber Daya Manusia dengan Kompetensi yang tinggi dan spesifik dibidang Teknologi Informasi pada umumnya dan Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian pada khususnya.

Maka untuk dapat memperoleh Sumber Daya Manusia dengan kompetensi yang baik dibidang Teknologi Informasi, maka Pelatihan Teknologi Informasi Khususnya mengenai Sistem Informasi Keimigrasian sangatlah penting untuk meningkatkan Pelayanan kepada Masyarakat dan mengurangi Ketergantungan kepada Pihak III yang selama ini diperbantukan untuk mengatasi kendala - kendala dalam Kesisteman menuju Kemandirian Pengelolaan Kesisteman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *